Hallyu (Gelombang Korea)

hallyu-korean-fever

Hallyu atau Korean Wave (Hangul: 한류; Hanja韓流; RR: Hallyu; Bahasa Indonesia: “Gelombang Korea”) adalah istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya pop Korea secara global di berbagai Negara di Dunia. Umumnya Hallyu memicu banyak orang-orang di Negara tersebut untuk mempelajari Bahasa Korea dan Kebudayaan Korea.

 

korean wave

Kegemaran akan budaya pop Korea dimulai di Republik Rakyat Tiongkok dan Asia Tenggara mulai tahun 1990-an. Istilah Hanliu (韓流, Bahasa Korea:한류;Hallyu) diadopsi oleh media Cina setelah album musik pop Korea, H.O.T, dirilis di Cina. Setelah itu, serial drama TV Korea mulai diputar di Cina dan menyebar ke Negara-negara lain, seperti Hongkong, Vietnam, Thailand, Indonesia, Filipina, Amerika Serikat, Amerika Latin dan Timur Tengah. Pada saat ini, Hallyu diikuti dengan banyaknya perhatian akan produk Korea Selatan, seperti masakan, barang elektronik, musik dan film.

 

  1. Drama Korea

Korean Drama

Drama Korea merupakan penyebab dari mulainya Hallyu di berbagai Negara. Warga Korea Selatan suka menonton drama dan film dan mendengarkan musik. Perusahaan TV Korea mengeluarkan biaya besar untuk memproduksi drama dan beberapa diantaranya mencetak kesuksesan dan diekspor ke luar Negeri. Fenomena ini turut mempromosikan Bahasa Korea dan Budaya Korea ke berbagai Negara.

Korean Drama 2

Alur ceritanya yang kuat, genre yag bervariasi dan juga acting dari para pemain yang dapat dengan mudah menangis secara natural menyebabkan banyak penduduk Asia yang melihat drama Korea menjadi terenyuh hatinya. Selain itu, cerita yang ditampilkan sesuai dengan budaya masyarakat Asia pada umumnya, konsep mengenai cinta sejati, pengorbanan, dan konsep kehidupan lain yang tergambar dalam drama Korea tidak bertentangan terlalu jauh dengan konsep kehidupan yang ada pada masyarakat Asia pada umumnya. Factor-faktor tersebut menjadikan drama Korea lebih mengena bagi masyarakat Asia dibandingkan dengan drama dari Barat.

Korean Drama 1

 

  1. K-Pop (Korean Pop)

Kpop Group 2

K-pop, kepanjangannya Korean Pop (“Musik Pop Korea”), adalah jenis musik popular yang berasal dari Korea Selatan. Banyak artis dan kelompok musik pop Korea sudah menembus batas dalam Negeri dan popular di mancanegara. Kegandrungan akan music K-Pop merupakan bagian yang tak terpisahkan daripada Demam Korea (Korean Wave) di berbagai Negara.

Kpop GroupMusik pop Korea pra-moderen pertama kali muncul pada tahun 1930-an akibat masuknya musik pop Jepang yang juga turut mempengaruhi unsur-unsur awal musik pop di Korea. Penjajahan Jepang atas Korea juga membuat genre musik Korea tidak bisa berkembang hanya mengikuti perkembangan budaya pop Jepang pada saat itu. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, pengaruh musik pop barat mulai masuk dengan banyaknya pertunjukkan musik yang diadakan oleh pangkalan militer Amerika Serikat di Korea Selatan.

Kpop Group 1 Kpop Group 2

hallyu

 

 

  1. Film Korea

korean film

Film Korea, bersama drama TV dan musik pop, merupakan produk utama Hallyu yang dinikmati tidak hanya di dalam negeri, namun juga di berbagai Negara. Pada awalnya, film Jepang dan film Hongkong serta film-film Taiwan mendominasi bioskop di Asia, namun dengan kehadiran Hallyu, mulai tersaingi oleh film Korea. Film produksi Korea Selatan dikenal karena alur ceritanya yang kuat dan genre yang bervariasi sehingga menarik banyak penonton.

 

 

 

Sumber :

Iklan

MAKANAN RINGAN ASAL KOREA SELATAN

Seperti yang sudah di posting sebelumnya mengenai 10 masakan khas Korea Selatan, maka di kesempatan kali ini saya akan membahas tentang 10 makanan ringan yang berasal dari Korea Selatan.

  • Bungeoppang (붕어빵)

1. Bungeoppang

Bungeoppang (붕어빵) atau biasa disebut dengan roti ikan mas adalah nama Korea untuk Taiyaki (kue Jepang yang berbentuk ikan dan berisikan pasta kacang merah yang manis dan dipanggang dalam cetakan berbentuk ikan).

 

  • Gukwa-ppang (국화빵)

2. Gukwa-ppang

Gukwa-ppang (국화빵) hampir sama dengan bungeoppang, tetapi gukwa-ppang berbentuk seperti bunga.

 

  • Gyeran-ppang (계란빵)

3. Gyeran-ppang

Gyeran-ppang (계란빵) atau yang biasa disebut dengan roti telur yang berbentuk persegi, elips atau lingkaran yang diberi satu butir telur diatasnya dan dipanggang hingga matang.

 

  • Hotteok (호떡)

4. Hotteok

Hotteok adalah sejenis pancake, namun diisi dengan sirup, seperti gula merah, madu, kacang parut dan kayu manis. Hotteok biasa dijual pada saat musim dingin untuk menghangatkan tubuh.

 

  • Songpyeon (송편)

Songpyeon

Songpyeon adalah kue beras lembut yang disajikan pada hari raya Chuseok (festifal panen). Songpyeon berisi madu, manisan atau kacang merah.

5. Songpyeon

 

  • Tteok ()

6. Tteok

Tteok adalah kue yang terbuat dari tepung beras (메떡, metteok), nasi ketan yang ditumbuk (찰떡,chaltteok), atau nasi ketan tanpa ditumbuk (약식,yaksik). Tteok juga dibuat sebagai kue yang rasanya manis dalam berbagai variasi rasa untuk hari-hari perayaan musim, termasuk perayaan tahun baru Korea. Tteok dibuat dengan cara yang berbeda, ada yang dikukus, direbus, ditumbuk atau ditumis. Tteok tradisional dibuat dengan cara dikukus dan disebut sirutteok (시루).

 

  • Yaksik (약식)

7. Yaksik

Yaksik adalah kue yang terbuat dari beras manis yang tidak ditumbuk dan diberi irisan kacang chestnut, kacang cemara dan jujube diatasnya. Yaksik dimakan pada 15 Januari dari kalender tahun baru imlek. Namun, sekarang yaksik juga dimakan pada beberapa hari libur Korea lainnya.

 

  • Hahngwa (한과)

8. Hahngwa

Hahngwa adalah paket kue tradisional yang berisikan kue-kue yang terbuat dari tepung, biji-bijian, madu, buah-buahan atau akar-akaran yang dapat dimakan.

 

  • Chapssaltteok (찹쌀떡)

9. Chapssaltteok

Kue ini hampir sama dengan mochi yang biasa kita temui hanya saja varian isinya yang berbeda. Chapssaltteok berisikan pasta kacang manis, sedangkan yang biasa ditemui di Indonesia berisikan kacang hijau.

 

  • Maejakgwa (매작과)

10. Maejakgwa

kue ini terbuat dari campuran tepung terigu, minyak sayur, kayu manis, jahe , jocheong dan kacang cemara.

 

 

Referensi :

Makanan Khas Korea Selatan

Masakan Korea adalah makanan tradisional yang didasarkan pada teknik dan cara memasak orang Korea. Masakan Korea berbahan dasar sebagian besar pada beras, mie, tahu, sayuran dan daging. Makanan tradisional Korea terkenal akan sejumlah besar makanan sampingan (lauk) yang disebut banchan yang dimakan bersama nasi putih dan sup (kaldu).

Makanan Korea Selatan sangat pedas dan khas, kebanyakan orang menyukainya bahkan yang berasal dari luar Korea Selatan. Makanan khas Korea Selatan terdiri dari bap (nasi putih), gak (sup, sering dibuat dari sayuran, seafood dan daging) dan berbagai jenis banchan (lauk). Makanan fermentasi termasuk kimchi (acar pedas) dan dwejang (pasta kedelai Korea) telah menjadi bagian dari diet Korea selama berabad-abad.

Berikut ini adalah jenis-jenis makanan di Korea Selatan, seperti makanan berat dan makanan ringan :

  • Kimchi (김치)

1. Kimchi 

Kimchi termasuk kedalam banchan (lauk). kimchi adalah makanan fermentasi dan disajikan dengan berbagai macam makanan dan dikenal dengan rasanya yang pedas. Kimchi terbuat dari sayuran (biasanya dari kubis, sawi, lobak putih atau ketimun) yang difermentasikan dengan bahan rempah seperti jahe, bawang putih, bawang bombai dan bubuk cabe. Kimchi yang paling banyak dikonsumsi adalah kimchi yang terbuat dari kubis China, kimchi memiliki banyak jenis  rasa dan varietas di setiap wilayah dan musim produksinya.

kimchi1 kimchi3

 

  • Gimbap (김밥)

2. Kimbap

Gimbap adalah nasi gulung atau nasi rumput laut (김밥). Gimbap termasuk kedalam makanan cepat saji yang popular di Korea Selatan. Gimbap terbuat dari nasi yang dibalut dengan rumput laut kering (kim), yang diisi dengan berbagai macam sayur-sayuran, telur goring, ikan, daging, sosis, biji-bijian, keju, dan sebagainya sesuai dengan selera.

 

  • Bibimbap (비빔빕)

3. Bibimbap

Bibimbap adalah makanan yang dibuat dengan cara menampurkan nasi dengan sayuran mentah (namul). Bibimbap dapat disebut sebagai nasi campur (비빔빕). Bibimbap dapat ditambahkan dengan telur mentah atau matang diatasnya dan disajikan dengan mangkuk dari batu yang sudah dipanaskan yang biasa disebut dengan dolsot (돌솥).  Bibimbap dapat pula dihidangkan dengan daging sapi cincang mentah (yukhoe). Bibimbap dimakan setelah nasi dan lauk diaduk hingga tercampur rata dan dapat pula digabung dengan gochujang (pasta cabai merah).

 

  • Jajangmyeon (자장면)

4. Jajangmyeon

Jajangmyeon (자장면) adalah mie dengan saus pasta kacang kedelai hitam (saus chunjang (준장)). Jajangmyeon berasal dari Beijing, China yang diadaptasi ke Korea dengan cita rasa khas negeri gingseng tersebut. Jajangmyeon lebih dikenal sebagai makanan khas dari Korea Selatan. Jajangmyeon terbuat dari mie Korea dengan berisikan sayuran, daging, bawang, dan lain-lain. Jajangmyeon disiram dengan saus pasta kacang kedelai hitam.

 

  • Bulgogi (불고기)

5. Bulgogi

Bulgogi yang berarti “daging api” adalah masakan yang terbuat dari daging sirloin atau bagian daging sapi yang bagus. Bulgogi disajikan dengan nasi serta daun selada untuk membungkusnya. Bulgogi dibuat dengan irisan daging sapi yang direndam dengan kecap, minyak wijen, jus pir atau gula.

 

  • Galbi (갈비)

6. Galbi

Galbi (갈비) adalah makanan khas Korea Selatan yang terbuat dari daging iga babi atau sapi yang dipanggang dengan arang. Terkadang galbi dimasak dengan bumbu, kadang pula dimasak tanpa bumbu. Galbi dimakan dengan cara daging dibungkus dalam daun selada, daun perilla, atau daun sayuran lainnya. Sebelum dimakan galbi yang sudah dibungkus dicelupkan terlebih dahulu ke dalam ssamjang (saus yang terbuat dari campuran pasta kacang kedelai dan cabai merah).

 

  • Dakgalbi (닭갈비)

7. Dakgalbi

Dakgalbi adalah potongan ayam yang dibentuk dadu dan dibumbui dengan berbagai macam rempah-rempah, direndam dalam saus gochujang, dimasak dengan kubis, ubi jalar, daun bawang, bawang bombay, dan tteok (kue beras).

 

  • Kongnamul (콩나물)

8. Kongnamul

Kongnamul adalah kecambah yang dikonsumsi dengan banchan yang direbus atau dibumbui. Terdapat berbagai macam variasinya, yaitu : kongnamul-bap (kecambah yang dicampur rata dengan nasi), kongnamul-guk (sup kecambah) dan kognamul-gukbap (nasi yang dicampur dengan sup kecambah).

 

  • Ramyeon (라면)

9. Ramyeon

Ramyeon adalah mie ramen khas Korea, namun agak berbeda dengan mie ramen yang berasal dari Jepang. Ramyeon Korea dapat pula berarti mie instan yang dijual dalam bentuk kemasan. Ramyeon dimasak dengan kuah yang sangat pedas da biasanya ditambahkan dengan sayuran, daging atau kimchi. Sekarang warga Indonesia pun dapat mencoba menikmati mie ramyeon yang dijual di supermarket-supermarket terdekat atau datang ke restoran yang menyediakan menu ramyeon.

 

  • Tteokbokki/Ddeokbokki ()

10. Tteokbokki-Ddeokbokki

Tteokbokki/Ddeokbokki dibuat dengan tteok (kue beras) yang direbus dengan gochujang dan irisan kue ikan (fish cake). Telur rebus dan mandu (pangsit) yang digoreng sering disajikan dengan Tteokbokki/Ddeokbokki. Adapula rabokki  yang terbuat dari campuran ramyeon dan Tteokbokki/Ddeokbokki.

 

 

 

Referensi :

Musik Tradisional Korea Selatan

Musik tradisional Korea merupakan jenis music yang dimainkan oleh rakyat Korea dengan menggunakan alat-alat music Korea,baik di Korea Utara maupun di Korea Selatan. Di Korea Selatan istilahnya adalah han-guk jeontong eum-ak (한국 전통 음악; 韓國傳統音樂) atau guk-ak (국악; 國樂), sementara di Korea Utara dinamakan minjok eum-ak (민족 음악;民主音樂).

Beberapa jenis musik tradisional Korea, yaitu :

A. Musik Militer

musik militer

Chwita adalah jenis musik militer yang dimainkan di istana ketika gerbang utama dibuka untuk menyambut kedatangan raja yang pulang dari perjalanan, juga untuk menyambut utusan asing atau pawai militer. Musik chwita dimainkan dengan berbagai jenis alat music besar dan didominasi oleh alat musi taepyeongso yang memainkan melodi utama, musik chwita dimulai dengan suara pemimpin music yang meneriakkan “Myonggeum-iha daechwita! dengan mengangkt tongkatnya. Permainan music chwita memiliki 5 buah repertoar : chwita-gilgunak-giltaryong-byeoljutaryong-gunak.

 

B. Pansori

pansori1 Pansori performance

Pansori adalah jenis seni suara tradisional Korea yang menggunakan suara alami untuk mencapai batas maksimum dengan cara unik. Pansori dikenal sebagai opera tradisional Korea, yang terdiri dari cerita panjang yag dinyanyikan oleh seorang penampil. Pansori disuguhkan kepada penikmatnya dengan mengkolaborasikan tiga hal. Yaitu aniri (narasi/cerita), sori (bernyanyi), dan ballim (berlakon/akting). Lirik-lirik pansori menggambarkan emosi rakyat jelata yang jujur dan terbuka.  Pansori merupakan kesenian yang sudah ada sejak jaman dulu kala hingga abad ke-18. Masa kejayaan pansori adalah di abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Biasanya, pertunjukan pansori dilakukan selama 8 jam, namun saat ini hanya dilakukan selama satu hingga dua jam.

pansori (2) gayageum-sanjo

 

C. Nongak

 

nongak

Nongak adalah permainan musik petani yang dipentaskan oleh kelompok pemusik yang terdiri dari para petani (nongaktae).

samulnori-music-set

Saat ini, permainan musik nongak (nongak nori) didasarkan untuk berbagai aktivitas, antara lain ritual desa (gut), latihan militer, aktivitas-aktivitas kerja, atau murni sebagai hiburan. Empat jenis alat music utama nongak adalah kwaenggwari (gong kecil), janggo (genderang panjang), buk (genderang besar) dan jing (gong besar). Para pemain music lain memainkan alat music sogo (genderang kecil) dan meniup nabal (trompet).

 

D. Samul nori

samul nori

Samul nori adalah jenis permainan musik tradisional yang berakar dari kesenian menghibur kelompok penghibur keliling (namsadangpae) pada masa lalu. Samul nori disebut musik urban yang  dimainkan dengan duduk untuk mengkonsentrasikan permainan music secara ritmik. 

 

E. Arirang

arirang1

Arirang adalah jenis nyanyian rakyat yang paling popular di Korea. Pada masanya, Arirang menjadi simbol gerakan kemerdekaan melawan penjajahan Jepang. Asal-usul Arirang diketahui berdasarkan cerita rakyat, namun penciptanya tak diketahui.

arirang

Festival Korea Selatan

A. Festival Tahun Baru Seollal (설날)

Tahun Baru Korea (Seollal (설날) atau Gujeong (舊正)) adalah hari raya rakyat Korea terbesar dan terpenting. Seollal dirayakan secara meriah yang dilaksanakan selama 3 hari, karena dianggap lebih penting dari tahun kalender Gregorian. Walaupun tidak terlalu popular, istilah Seollal juga berarti Yang-nyeok Seollal (양력설날, tahun baru kalender Gregorian) atau Shinjeong (신정).

Seollal jatuh pada tanggal yang sama dengan Tahun Baru Imlek, kecuali ketika bulan baru muncul antara jam 15:00 UTC (tengah malam waktu Korea) dan 16:00 UTC (tengah malam waktu China). Dalam kasus ini (rata-rata terjadi 24 tahun sekali), bulan baru akan muncul “keesokan harinya” di Korea disbanding di China, dan Seollal akan dirayakan sehari setelah Imlek di China.

Makanan dan minuman tahun baru Seollal dinamakan seol-eumsik dan seol-sul. Seol-eumsik adalah istilah untuk semua jenis makanan yang disajikan pada hari itu. Masakan yang harus ada adalah sup kue beras atau tteokguk. Minuman keras yang dingin disajikan pada hari pertama, bermakna keluarga akan menyambut datangnya musim semi.

tteokguk (떡국)

Tteokguk dibuat dengan cara menumbuk adonan tepung beras yang sudah direbus dengan palu besar. Kemudian dibentuk menjadi gulungan yang dipotong bulat panjang yang akan direbus dalam kaldu daging, disajikan dengan daging sapi dan daging burung pegar. Sup ini juga disajikan sebagai sesajen jeongjo charye.

B. Daeboreum (대보름)

daeboreumnal

Daeboreum atau Jeongwol Daeboreum adalah perayaan bulan purnama pertama setelah tahun baru kalender lunar. Sama halnya dengan Festival Lampion, perayaan ini jatuh pada ari ke-15 bulan pertama kalender Tionghoa. Dalam bahasa Korea, Jeongwol berarti “bulan pertama”, dae berarti “besar”, sedangkan boreum berarti “bulan purnama”.

ogokbap

Makanan pagi di hari Daeboreum adalah Ogokbap berupa nasi dari 5 jenis palawija (beras, millet, sorgum, kacang, dan kacang azuki).

Yaksik (약식)

Makanan istimewa lainnya untuk Daeboreum adalah yaksik yang dibuat dari ketan, kastanya, madu, kacang pinus, saus, dan minyak wijen.

C. Andong Maskdance Festival

photo194973

Andong adalah sebuah kota yang ada di Provinsi Gyeongsangbuk, Korea Selatan yang dikenal sebagai pusat budaya dan tradisi rakyat. Bahkan kampus yang berada di kota ini, Andong National University memfokuskan pada pendidikan dan perkembangan cerita rakyat asli Korea.

Festival ini digelar secara rutin setiap tahunnya. Di Maskdance Festival ini, pengunjung akan menikmati pertunjukan tari topeng yang merupakan seni tradisional Korea. Tarian ini merupakan bagian penting dari warisan budaya, khususnya tarian Byeolsingut Talnori yang sudah menjadi kekayaan budaya bagi Korea. Ada juga tari Talchum yang merupakan pertunjukan sekaligus seni rakyat yang digunakan untuk menyindir dan mengejek para tuan tanah dari Dinasti Chosun.

D. Dano Festival

festival_02

Dano adalah salah satu festival besar yang jatuh pada hari ke-5 bulan ke-5 kalender Imlek di Korea. Festival ini dinamakan juga Suri/Surin-nal (hari ke-5).

Angka 5 menurut kepercayaan Korea merupakan angka yang bersifat positif, baik, dan maskulin sehingga dipercaya bahwa pada tanggal 5 bulan ke-5, sifat-sifat tersebut terkumpul paling banyak. Selain itu, dipercaya pula bahwa pada hari tersebut, aktivitas angkasa mencapai puncaknya, sehingga disebut juga cheonjung-jeol (festival di tengah-tengah surge).

20110602000445_0

Hal yang dilakukan oleh warga Korea pada hari ini pertama-tama adalah bangun pagi-pagi dan mandi. Tradisi mandi pada hari Dano dinamakan changpo-tang dimana mereka mencuci rambut dan wajah mereka dengan air rebusan daun jeringau. Hal ini dipercaya dapat mengusir arwah jahat dan kesialan. Setelah itu, mereka akan berpakaian yang bagus (dano-bim) dan melaksanakan upacara penghormatan bagi arwah leluhur di altar rumah.

E. Festival Salju Gunung Taebaek

Festival-Salju-Gunung-Taebaek

Festival ini diadakan setiap tahun di musim dingin, pada saat Gunung Taebaek tertutup salju putih yang menjadikannya pemandangan indah di Negara ini. Untuk memperingati turunnya salju, maka festival ini diadakan di Gunung Taebaek selama 10 hari.

GqHidJeitfSNimijAaXB

Festival ini akan dibuka dengan pertunjukan musik dan kontes patung salju untuk mahasiswa universitas seni. Festival ini meliputi pula kontes men=manjat tebing, kontes manusia salju, dan balap salju Okung.

F. Hi Seoul Festival

hi seoul

Festival ini adalah sebuah pertunjukan jalanan yang di gelar di Ibu Kota Korea Selatan, Seoul. Festival ini diadakan sejak tahun 2002 dan merupakan salah satu atraksi paling besar yang menarik wisatawan dan masyarakat lokal. Festival ini akan dimulai di Tama Sungai Han dan diakhiri di pusat kota Seoul, sekaligus menunjukkan performa interpretative, konser, dan acara lainnya selama 5 hari.

Selama Hi Seoul Festival, kota Seoul akan dihiasi lampu dan perayaan. Beberapa titik yang biasanya ramai adalah kawasan sekitar Cheong Wa Dae, Seinchon, Insa-dong, Hingdae, dan jalanan disepanjang Daehangno.

4031951862_5cc8ca22ef_o

G. Chuseok

f546d026dd5d1eba0327c226317f0a77_festival-korea-10

Chuseok atau Chusok (Hari bulan purnama) adalah hari libur resmi di Korea yang dirayakan secara besar-besaran pada bulan ke-8, hari ke-15 kalender lunar. Perayaan ini berupa pesta makan untuk mengucapkan terima kasih atas keberhasilan panen, sehingga disebut juga sebagai Hari Panen. Festival Bulan Musim Panen, atau Hangawi (“han” = “raya”, “gawi” = “tengah”, “hari besar di tengah-tengah musim gugur”).

Di pagi hari, orang Korea melakukan penghormatan terhadap arwah leluhur dalam bentuk ziarah ke makam untuk merapikan tanaman dan tanah sekitar makam, lalu arwah leluhur juga disuguhi makanan, buah-buahan dan minuman keras, serta hasil panen.

Songpyeon

5. Songpyeon

Makanan istimewa liburan Chuseok adalah kue Songpyeon (송편) yang terbuat dari tepung beras diisi dengan kacang atau wijen. Khusus untuk para bujangan dan perawan mencoba membuat songpyeon yang sebagus mungkin, karena dipercaya dengan begitu mereka akan mendapatkan pasangan yang cantik atau tampan.

20120929_tvxq_chuseok11-600x447

20120929_tvxq_chuseok2-600x600

Pada hari Chuseok, orang-orang akan saling berbagi makanan dan minuman keras, dan bermain permainan tradisional.

SSI_20120928113007_V

H. Festival Lampion teratai

festival-lampion-teratai

Festival lampion teratai atau Yeon Deung Hoe adalah salah satu festival rakyat paling tua di Korea yang sudah diadakan sejak Dinasti Goryeo. Festival diadakan untuk memperingati kelahiran Budha, namun terbuka untuk dinikmati seluruh agama.

Seouls-Lotus-Lantern-Festival L4

Jalanan Jongno akan dipenuhi partisipan festival yang berkumpul untuk melihat pameran lampion tradisional, parade teratai, festival jalanan Budha, dan pertunjukan budaya lainnya. Meskipun festival hanya diadakan selama 3 hari, akan tetapi lampion-lampion akan tetap dipamerkan selama 10 hari di kuil Bongeun-sa.

5098820-3x2-940x627

I. Darye

1361420296_chaynaya-tseremoniya

Darye adalah bentuk upacara minum teh tradisional yang di praktikkan di Korea. Darye adalah etika minum teh atau tatacara minum teh yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa Korea sejak ribuan tahun lalu.

Bagia utama dari tatacara minu teh Korea adalah suasana yang ringan dan santai, dengan sedikit etika formal dan aturan baku, selingan pembicaraan ringan, lebih bebas dan tidak kaku dan kemudahan dalam menikmati berbagai jenis teh dan keramahtamahan tuan rumah.

Upacara minum teh selalu diadakan untuk memperingati hari-hari penting seperti ulang tahun, hari-hari besar, reuni dengan teman lama juga dalam rangkaian meditasi.

06214750

Dalam preparasinya, upacara minum teh Korea dilakukan di atas meja rendah di hadapan masing-masing orang. Tuan rumah dan tamu akan duduk disisinya daling berhadapan. Tuan rumah pertama-tama akan membersihkan perangkat poci dan cawan, menghangatkan perangkat tersebut dengan air panas, menuangakan daun teh ke poci, lalu menuangkan air panas ke daun teh dan menuangkannya lagi kepada tamu sambil berbincang-bincang ringan. Sebelum dituangkan ke cawan, teh yang panas dibiarkan mendingin. Tamu harus menunggu sampai tuan rumah menikmati the mereka dahulu sebelum meminum tehnya.

Acara ini dapat memakan waktu berjam-jam, namun sangat terbuka dan santai. Tuan rumah akan membersihkan perangkat lagi saat acara minum teh selesai dan membiarkan perangkat teh berada di meja sepanjang tahun dan menutupnya dengan kain.

Sumber :

Tempat Wisata di Korea Selatan

Korea Selatan memiliki banyak tempat wisata yang wajib dikunjungi apabila kita datang kesana. Pada postingan kali ini saya akan membahas beberapa tempat wisata di Korea Selatan yang sangat indah dan wajib dikunjungi.

  • N Seoul Tower (엔 서울타워)

N Seoul Tower (엔 서울타워)

 

n seoul

Menara Seoul N adalah sebuah pemancar radio yang terletak di Seoul, Korea Selatan. Gedung ini dibangun tahun 1969 dan dibuka untuk umum pada tahun 1980.  Tinggi menara ini mencapai 236.7 m (777 kaki) dari dasar dan berada di ketinggian 479.7 m (1.574 kaki) di atas permukaan laut. Menara ini juga dinamai Menara Namsan atau Menara Seoul. Namun setelah pemilik menara bekerja sama dengan CJ Coorporation, maka menara ini diberi nama Menara Seoul N (nama resmi Menara Seoul CJ). Pengunjung dapat menaiki kereta  gantung Namsan untuk naik dan sedikit berjalan kaki untuk sampai dipuncak menara.

 

Namsan Cable Car

Namsan Cable Car

 

Di lantai 1 menara terdapat “Hancook” sejenis Korean Family Restaurant. Lantai 2 terdapat “Sky Café” tempat untuk beristirahat dan sekedar melihat pemandangan Seoul. Lantai 3 ada “N Seoul Tower Obervatory” tempat untuk melihat seluruh kota Seoul. Dan di lantai 5 terdapat “N. Grill” restoran yang menghidangkan original steak. Menara ini tidak memiliki lantai 4 dikarenakan bahasa korea 4 adalah “Sa” yang berarti “mati”, sehingga kita tidak akan menemukan lantai 4 di seluruh gedung bertingkat yang berada di Korea.

namsan

N Seoul tower akan menjadi hidup di malam hari dengan array yang menakjubkan. Akan terpancarkan cahaya-cahaya yang dipancarkan oleh lampu-lampu dengan sangat indah dan mempesona. Pancaran cahaya tersebut akan berubah warna dan pola dengan musim dan cuaca.

Love Lock (사랑의 자물쇠)

Ada hal unik di menara ini, yaitu pada puncak menara terdapat ratusan bahkan mungkin ribuan gembok dan diberi nama Love Lock (사랑의 자물쇠). Gembok-gembok tersebut bertuliskan harapan yang dibuat oleh sepasang kekasih yang kemudian kunci gembok tersebut dibuang dengan harapan agar mereka tidak terpisahkan. Biaya masuk kedalam N Seoul Tower sebesar 7.000 KRW untuk dewasa dan 3.000 KRW untuk anak-anak.

 

  • Yongpyong Resort

Yongpyong Resort

Yongpyong resort adalah tempat untuk bermain ski terluas dan terbesar di Korea Selatan. Yongpyong resort terletak di pegunungan Balwangsan, provinsi Gangwon (sekitar 50 km dari Pyeongchang) dengan ketinggian hingga 700 – 1.100 meter dan memiliki 31 tempat pendakian untuk pemain ski level pemula, menengah dan professional. Setiap tahunnya, ketika salju turun tempat ini akan tertutup salju setinggi 250 cm. resort ini merupakan resort pertama di Seoul yang dibuka pada tahun 1975. Untuk mencapai resort ini dapat ditempuh dengan jarak 200 km dari kota Seoul dengan mengendarai mobil selama 2 jam. Arena ski ini dapat menampung 25.000 orang. Yongpyong resort sering digunakan untuk perlombaan ski internasional.

Yongpyong Resort 2

Biasanya program ski akan berlangsung selama 3-5 jam. Untuk biaya yang harus dikeluarkan oleh pengunjung cukup beragam sesuai dengan kategori dan kelas yang dipilih. Kategori-kategori yang dapat dipilih, sebagai berikut :

  • Program 4 jam kategori grup :

Dewasa        : 55.000 – 85.000 KRW

Anak-anak    : 44.000 – 80.000 KRW

 

  • Kelas privat dengan anggota 1-3 orang :

Dewasa        : 280.000 KRW

Anak-anak    : 85.000 – 300.000 KRW

Wisatawan mancanegara yang menggunakan bahasa Inggris : 350.000 KRW/4 jam

Resor ski Yongpyong

 

  • Banpo Bridge & Moonlight Rainbow Fountain

Banpo Bridge & Moonlight Rainbow Fountain

Jembatan Banpo adalah sebuah jembatan air mancur terpanjang di dunia yang berada di Korea Selatan dan tercatat dalam Guinness World Record dengan hampir 10.000 nozel LED yang terdapat disepanjang kedua sisi jembatan dan dapat menembakkan air sebanyak 190 ton air per menit. Jembatan Banpo terletak di pusat kota Seoul di atas Sungai Han, Korea Selatan. Jembatan ini menghubungkan Seocho dengan Yongsan.

Air yang ditembakkan dari sisi jembatan dapat bergoyang atau sering disebut air dance dengan ditemani kilauan lampu-lampu berwarna-warni dan tempat ini sering dijadikan lokasi syuting drama-drama Korea.

Banpo Bridge & Moonlight Rainbow Fountain 2

 

  • Gwanghwamun Square Fountain

Gwanghwamun Square Fountain

Tempat ini adalah tempat dimana terdapat air mancur di tengah jalan dan terdapat patung pahlawan Korea yang bernama Yi Sun Shin yang terletak di tengah jalan Sejong-do, distrik Jongno-do. Apabila malam tiba air mancur ini akan ditemani oleh pancaran cahaya lampu yang indah dan kita dapat menikmati Gyeongbokgung (istana) yang merupakan gerbang utama Gwanghwamun dan Bugaksan (gunung) yang berada di sebelah kanan air mancur ini.

 

  • Nami Island

Nami Island

Pulau Nami adalah sebuah taman yang berada di tengah bendungan Cheongpyeong Dam dengan luas sekitar 462.000 meter persegi. Diberi nama Pulau Nami karena di pulau tersebut terdapat makam Jendral Nami yang memimpin kejayaan dimasa Dinasti Joseon. Pulau ini terletak sekitar 63 km dari pusat kota Seoul menuju arah kota Chuncheon. Pulau ini berbentuk bulan sabit dan terlihat seperti daun besar yang terapung di Sungai Han.

Nami Island 2

Pulau Nami dapat berubah setiap musimnya. Pulau ini akan berubah menjadi putih akibat tertutup oleh salju setiap musim dingin (Desember – Febuari) dan apabila beranjak ke bulan April (musim semi), semua salju akan menghilang dan digantikan dengan bunga-bunga yang bermekaran dengan indahnya. Bunga sakura akan muncul pada waktu tertentu (awal hingga pertengahan bulan April). Pada musim panas (Jun-Ogos) adalah masa yang sesuai untuk melakukan aktifitas outdoor. Dan pada saat musim gugur (pertengahan September – awal November) daun-daun akan berubah menjadi kuning, jingga dan merah. Suhu pada musim gugur pun terasa sangat sejuk dan nyaman.

Nami Island 3

Pulau Nami terkenal karena banyak wisatawan domestic atau mancanegara yang datang untuk melihat indahnya Pulau Nami setelah menonton drama Korea “Winter Sonata” yang dibintangi oleh Choi Ji-Woo dan Bae Yong Joon. Dan banyaknya kunjungan karena drama tersebut, maka kini di Pulau Nami terpampang patung kedua artis tersebut.

 

  • Bukchon Hanok Village

Bukchon Hanok Village

Bukchon adalah nama desa tempat hanok berdiri , tepatnya berada di sebelah Utara kota Seoul. Sedangkan Hanok adalah istilah yang digunakan untuk rumah tradisional di Korea. Disini kita dapat naik turun bukit, melewati lorong-lorong kecil dan melihat keindahan desa. Salah satu karakteristik utama Bukchon adalah topografinya. Di bagian selatan kawasan ini lebih rendah dibandingkan bagian utara yang curam dan tinggi atau membentuk seperti aliran air.

Bukchon Hanok Village 2

Struktur unik Hanok menjadi daya tarik utama desa ini. Karena biasanya Hanok bertingkat dengan struktur yang terbuat dari tanah liat, kayu dan batu. Atap yang melengkung disebut Giwa.

 

  • Jeju Island

Jeju Island

Pulau Jeju adalah pulau terbesar di Korea dan terletak di sebelah selatan semenanjung Korea. Topografi Pulau Jeju terbentuk skitar 2 juta tahun lalu oleh aktifitas vulkanis. Di tengah pulau muncul Hallasan (Gunung Halla), gunung tertinggi di seluruh Korea (1.950 m). pulau Jeju adalah salah satu objek wisata paling terkenal di Korea. Rakyat Jeju menyatakan tentang kehidupan mereka dengan ungkapan :

Kebahagiaan itu kecil seperti butir pasir, sementara kesedihan itu sebesar batu karang.”

Jeju Island 2

Objek wisata yang terdapat di Jeju Island, yaitu :

  • Gunung Halla
  • Air Terjun Jeongbang
  • Air Terjun Cheonjiyeon
  • Seongsan Ilchulbong atau Puncak Matahari terbit
  • Mokseokwon (Taman Batu dan Kayu)
  • Halla Arboretum (Kebun Raya Halla)
  • Manjanggul (Gua Manjang)
  • Kebun Raya Yeomiji, kebun raya terluas di Asia (12.210 m2)
  • Galanggang Pacuan Kuda Jeju
  • Gunung Sanbang (Sanbang-san)
  • Institut Seni Bonsai (Bunjae Artpia)
  • Oedeolgae atau “Batu Kesepian”
  • Taman Hallim
  • Yongduam (Batu Kepala Naga)
  • Kawah Sangumburi
  • Chisatgae
  • Kampung Seongeup

 

  • Museum Teddy Bear, Jeju Island

Museum Teddy Bear, Jeju Island

Di Korea Selatan terdapat beberapa museum Teddy Bear seperti yang ada di N Seoul Tower, kota Seoul dan ada pula di Pulau Jeju. Museum yang berada di Pulau Jeju lebih besar dibandingkan yang berada di kota Seoul. Museum ini dibuka tanggal 24 April 2001 di kompleks wisata Jungmun. Galeri museum teddy bear Jeju dibagi menjadi 3 bagian, yang terdiri dari Balai Sejarah, Balai Seni dan Balai Proyek Exhibition. Museum ini menampilkan aneka koleksi boneka beruang termasuk 23 boneka bersejarah yang berumur lebih dari 100 tahun produksi The Steiff Co dan museum ini juga menampilkan boneka beruang terkecil di dunia dengan panjang 4,5 mm. di museum ini terdapat pula boneka-boneka yang mewakili drama-drama Korea yang pernah ada.

Museum Teddy Bear, Jeju Island 2

Harga tiket untuk memasuki museum teddy bear di Pulau Jeju ini berkisar :

  • Adults : 6.000 won (Groups : 5.000 won)
  • Youths : 5.000 won (Groups : 4.000 won)
  • Children and Soldiers : 4.000 won (Groups : 3.000 won)

Jadwal museum teddy bear, Jeju Island :

  • Setiap hari : 09.00 – 19.00 (ticket dijual sampai pukul 18.00)
  • Summer (16 Juli – 25 Agustus) : 09.00 – 22.00 (ticket dijual sampai pukul 21.00)

 

 

Referensi :

Permainan Tradisional Korea Selatan

A. Baduk

baduk

Igo, go, weiqi atau baduk adalah permaian papan strategis antar dua pemain, berasal dari Tiongkok sekitar 2000 SM sampai 200 SM. Permainan ini sekarang popular di Asia Timur.

Di Indonesia, nama igo dan go sama-sama digunakan. Go berasal dari pelafalan bahasa Jepang aksara (go) , walaupun di Jepang permaianan ini biasa disebut囲碁 (igo). Igo biasanya diklasifikasikan sebagai permainan papan abstrak.

Igo dimainkan oleh 2 orang pemain. Salah satu pemain memegang warna hitam dan yang lainnya memegang warna putih. Kedua pemain, hitam dan putih, bertempur untuk memaksimalkan wilayah yang mereka kuasai, mwngwlilingi daerah besar di papan dengan batu-batunya, menjebak batu-batu musuh yang menyusup daerahnya, dan melindungi batu-batu mereka dari penangkapan.

B. Janggi

janggi

Janggi atau catur korea merupakan permainan dari Korea yang dimainkan oleh dua orang dan termasuk dalam permainan papa berstrategi sekelompok dengan catur, shogi dari Jepang, dan xiangqi dari Tiongkok.

janggi

Permainan ini menggunakan bidak-bidak mirip dengan catur. Terdapat bidak raja, patih, gajah, kuda, benteng, dan prajurit. Bidak raja dalam catur Tiongkok hanya bisa dijalankan di empat kotak, konon sesuai dengan fungsi raja yang boleh keluar di lingkungan istana saja. Bidak gajah dijalankan di kotak empat miring. Bidak kuda, benteng, dan prajurit langkahnya hampir sama dengan catur biasa.

C. Yut

yut 1 yut

Yut adalah permaian keluarga yang sering dimainkan saat fertifal. Yut-nori telah popular di Korea selama ribuan tahun. Anak-anak di Korea memainkan permainan tradisional ini pada tahun baru Imlek dan bulan purnama pertama. Permainan ini melibatkan empat orang pemain atau tim. Yut dimainkan dengan cara melemparkan tongkat di udara untuk giliran masing-masing tim.

yut-board

윷놀이 체험하는 프랑스  학교 어린이들

D. Chajeon Nori

chajeon nori

Chanjeon Nori, terkadang diterjemahkan sebagai pertempuran Juggernaut. Permainan ini dimainkan oleh pria yang berasal dari wilayah Andong. Ini mungkin berasal sebagai peringatan kemenangan Wang Geon atas Gyeon Hwon pada Pertempuran Gochang di 935, dekat akhir periode zaman Tiga Kerajaan.

Dua tim masing-masing mengangkat dongchae (terbuat dari kayu dan tali jerami) dan komandannya naik ke atas kayu. Kemenangan diraih dengan menjatuhkan tim lain. Setelah kemenangan mereka, para anggota tim pemenang tradisional melemparkan sandal jerami mereka ke atas. Permainan ini biasa kalian lihat di drama-drama Korea kerajaan.

chajeon nori 2

E. Ssireum

Ssireum

Ssireum merupakan olahraga tertua di Korea yang dipertandingkan di dalam lingkaran yang berdiameter sekitar 7 meter yang diberi batas gundukan pasir. Permainan ini bermula dari gerakan-gerakan mencengkram dengan tangan dan lama kelamaan gerakan baru mulai diciptakan.

Ssireum agak mirip dengan Sumo Jepang, dua kontestan saling berusaha menjatuhkan. Pemenang akan ditentukan jika berhasil menjatuhkan lawan ke tanah, jika yang terkena adalah bagian lutut atau bagian tubuh yang lebih tinggi di atas lutut.

체대 씨름

F. Backgammon

Backgammon

Backgammon adalah sebuah permainan papan untuk dua pemain. Setiap pemain memiliki limabelas biji yang digerakkan di atas papan yang terdiri dari duapuluhempat segitiga menurut lemparan dua dadu. Tujuan permainan adalah menjadi pemain pertama yang menempatkan semua bijinya di luar papan permainan.

Backgammon

G.Tuho

Tuho

Tuho adalah permainan tradisional Korea yang melibatkan keterampilan melempar anak panah atau tongkat yang panjang ke dalam sebuah tempayan atau lobang dari jarak yang jauh.

Permainan tuho pada zaman dahulu popular di istana, dan dimainkan oleh orang-orang tua, anak-anak dari lingkungan bangsawan ataupun rakyat jelata. Pada saat ini, permainan tuho masih dimainkan oleh warga Korea, khususnya pada hari-hari libur.

tuho

H. Neolttwigi

Neolttwigi

Neolttwigi adalah permainan jungkat-jungkit yang berasal dari Korea.  Jungkat-jungkit adalah permainan sekaligus olahraga untuk wanita yang biasa dilakukan pada hari-hari libur tradisional seperti Seollal, Dano dan Chuseok. Permainan ini telah dimainkankan sejak zaman kuno sebagai olahraga militer (latihan untuk persiapan perang) dan masih dimainkan sampai saat ini.

neolttwigi modern

Papan neolttwigi terbuat dari kayu tebal yang panjangnya 2 meter dan lebarnya kurang lebih 70 cm. alas jerami ditaruh di bawah bagian tengah papan. Pemain berdiri di ujung papan dan bergiliran melompat untuk memberikan tenaga lontaran.

neolttwigi 1

 

I. Geunetagi

Geunetagi 

Geunetagi adalah permainan ayunan, yang dimainkan selama festival Dano pada 5 Mei menurut kalender lunar. Sebelum hari festival Dano, penduduk desa memasang ayunan pada cabang tinggi dari pohon besar, seperti zelkova atau jujube, yang terletak dekat pintu masuk desa.

Geunetagi

Panjang tali ayunan sekitar 9 sampai 10 meter. Pada geunetagi, wanita yang mencapai ketinggian tertinggi oleh goyang ayunan bolak-balik menjadi pemenang permainan ini.

J. Gongginori

Gongginori

Gonggi (공기, diucapkan gong-gee) adalah permainan popular anak-anak di Korea yang dimainkan dengan menggunakan 5 atau lebih  batu atau kerikil, namun pada saat ini menggunakan batu plastic berwarna-warni.

Batu-batu yang digunakan sering disebut gonggitdol (공깃돌), yang berarti “batu gonggi”. Cara bermainnya hamper sama dengan permainan Indonesia, yaitu bola bekel.

K. Ddakji (딱지)

ddakji

Ddakji adalah permainan tradisional dengan menggunakan kertas yang dilipat sedemikian rupa menjadi sebuah kartu atau lempengan. Permainan ini dapat dimainkan oleh 2 orang atau lebih, dengan cara masing-masing orang memiliki ddakji-nya sendiri.

Ddakji

ddakji 1

Cara memenangkan ddakji adalah dengan membanting ddakji yang kita miliki ke arah ddakji lawan, sehingga ddakji lawan terbalik dari sisi A menjadi sisi B atau sisi B menjadi sisi A.

Ddakji

L. Jegichagi

jagichaghi

Jegichagi adalah permainan tradisional Korea yang dimainkan di luar ruangan, karena permainan ini menggunakan kaki. Jegi tampak seperti shuttlecock bulutangkis. Permainan ini biasa dimainkan di musim dingin, terutama pada Tahun Baru Imlek.

jegichagi

Aturan permainan jegichagi, yaitu pemain menendang jegi ke udara dan terus menendang untuk mencegah jegi jatuh ke tanah. Pemain yang paling banyak menendang jegi tanpa jatuh akan menjadi pemenangnya.

How_to_make_jegi

 

 

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Igo

http://id.wikipedia.org/wiki/Janggi

http://koreanchingu.wordpress.com/2011/06/24/all-about-korea-permainan-ala-korea/

http://themiumiu.blogspot.com/2012/10/permainan-tradisional-korea/